Surabaya- Kegiatan pembinaan dan seleksi Musabaqah Tilawatil Quran tingkat provinsi berlangsung selama tiga hari di Gedung Graha Widya Bhakti STESIA. Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai cabang lomba yang sebelumnya menjuarai, baik juara 1, 2, dan 3, sebagai persiapan menghadapi MTQ tingkat provinsi.
Pembinaan ini bertujuan meningkatkan kualitas peserta, baik dari segi pemahaman materi maupun teknik penampilan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang seleksi untuk menentukan peserta terbaik yang akan mewakili daerah Surabaya
Salah satu cabang yang dibina adalah Musabaqah Fahmil Quran. Pada cabang ini, peserta mendapatkan pembinaan intensif dari Prof. Dr. H. Saiful Jazil dan Dra. H. Lujeng Lutfiyah. Keduanya memberikan materi yang berfokus pada pemahaman isi Al-Quran, kecepatan berpikir, serta ketepatan dalam menjawab soal.
Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai sesi, mulai dari pemaparan materi, latihan soal, hingga simulasi perlombaan. Metode ini membantu peserta memahami pola soal yang sering muncul dalam kompetisi MFQ.
Salah satu peserta menyampaikan bahwa pembinaan ini sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan dan kualitas. Materi yang diberikan jelas dan langsung diterapkan melalui latihan. Bimbingan dari para pembina juga membuat peserta lebih percaya diri.
"Dengan adanya kegiatan ini, kami harap kalian yang lolos seleksi mampu menguasai materi seratus persen dan tampil maksimal pada MTQ tingkat provinsi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mencetak generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Quran, tetapi juga memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari."
penulis: Arjuna Yassar- XA

