Surabaya- Semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 kembali terasa di Pondok Pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya. Pada Kamis, 13 Agustus 2026, para siswa dan siswi mengikuti berbagai perlombaan yang diselenggarakan untuk memeriahkan suasana tujuh belas Agustus. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung dengan penuh semangat, keceriaan, serta kekompakan.
Perlombaan diawali dengan Futsal Sarung yang diikuti oleh para santriwan. Berbeda dari permainan futsal pada umumnya, para peserta harus mengenakan sarung selama pertandingan berlangsung. Kondisi tersebut membuat para pemain harus lebih lincah dalam bergerak, mengontrol bola, dan bekerja sama dengan anggota tim. Berbagai aksi lucu dan menegangkan pun membuat suasana perlombaan semakin meriah.
Selanjutnya, para peserta mengikuti lomba Balon Licin. Dalam permainan ini, peserta ditantang untuk menjaga keseimbangan dan menyelesaikan tantangan dengan balon yang telah disiapkan oleh panitia. Permainan ini menguji ketangkasan sekaligus membuat para penonton tertawa melihat tingkah para peserta.
Keseruan kembali berlanjut melalui lomba Mancing Perkara. Peserta menggunakan alat pancing yang telah disediakan untuk mendapatkan dan menghabiskan kerupuk sesuai dengan aturan permainan. Kecepatan, ketepatan, dan kekompakan menjadi kunci utama untuk memenangkan perlombaan.
Tak hanya itu, terdapat pula perlombaan Patok Ayam dan Water Walker. Patok Ayam menjadi permainan yang menguji kelincahan dan keseimbangan peserta, sedangkan Water Walker menantang peserta untuk bergerak menggunakan alat yang telah disiapkan sambil mempertahankan keseimbangan. Kedua perlombaan tersebut berlangsung meriah dan dipenuhi sorakan dukungan dari para santri.
Seluruh rangkaian perlombaan
berlangsung dengan penuh kegembiraan. Tawa, sorakan, dan dukungan antarsantri
membuat suasana lapangan semakin hidup. Kegiatan ini menjadi salah satu momen
yang mempererat kebersamaan para santriwan, santriwati, dan Tilmidz di Pondok
Pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya.
Semarak lomba tujuh belas Agustus bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi
juga tentang membangun kekompakan, sportivitas, kebersamaan, dan rasa cinta
terhadap tanah air. Melalui berbagai perlombaan tersebut, semangat kemerdekaan
diharapkan terus tumbuh dan menjadi kenangan indah bagi seluruh santri Pondok
Pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya.

