Malang- Semangat menuntut ilmu tidak hanya tumbuh di dalam ruang kelas. Pada Kamis, 20 Agustus 2026, keluarga besar Madrasah Aliyah Alif Laam Miim Surabaya melaksanakan kegiatan Goes to Campus dengan tujuan Universitas Negeri Malang (UM). Kegiatan ini menjadi sebuah perjalanan edukatif yang penuh makna, di mana para siswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal dunia perguruan tinggi sekaligus mengikuti Seminar Internasional STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Sejak fajar belum sepenuhnya menyingsing,
semangat para siswa telah lebih dahulu menyala. Tepat pukul 05.30 WIB, seluruh
peserta yang terdiri dari siswa-siswi kelas X dan XI mulai berkumpul dan menuju
titik keberangkatan di parkiran Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.
Pukul 05.30 WIB, rombongan secara resmi memulai perjalanan dari Surabaya menuju Kota Malang. Perjalanan pagi itu bukan sekadar perpindahan dari satu kota ke kota lain. Di dalam perjalanan, tersimpan harapan, rasa penasaran, dan semangat yang menggelora dalam diri para siswa untuk menyaksikan lebih dekat dunia pendidikan tinggi.
Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih dua setengah jam, rombongan tiba di Universitas Negeri Malang sekitar pukul 08.30 WIB. Kehadiran siswa-siswi MA Alif Laam Miim Surabaya di kampus tersebut disambut dengan rangkaian kegiatan seminar internasional yang mengangkat tema STEM: Science, Technology, Engineering, and Mathematics.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dari
pihak Universitas Negeri Malang, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi
oleh para akademisi dan profesor. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk
mendengarkan pandangan serta wawasan mengenai perkembangan ilmu pengetahuan,
teknologi, rekayasa, dan matematika yang semakin hari semakin memiliki peran
penting dalam kehidupan manusia.
Suasana seminar menjadi pengalaman
tersendiri bagi para siswa. Berada di lingkungan kampus, menyaksikan para
akademisi berbicara mengenai perkembangan ilmu pengetahuan, serta bertemu
dengan atmosfer pendidikan tinggi menjadi sebuah gambaran nyata bahwa dunia
belajar sesungguhnya begitu luas. Kegiatan ini bukan hanya tentang mendengarkan
materi, melainkan juga tentang menumbuhkan mimpi.
Di antara bangku-bangku peserta, mungkin ada yang mulai membayangkan dirinya kelak menjadi seorang ilmuwan, pendidik, peneliti, insinyur, atau profesional di bidang yang dicita-citakannya. Dari sebuah kunjungan, tumbuh sebuah pandangan baru. Dari sebuah perjalanan, lahir harapan untuk melangkah lebih jauh.
Usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan
di Universitas Negeri Malang, rombongan kemudian menuju Masjid Universitas
Negeri Malang untuk melaksanakan ibadah salat. Setelah itu, para siswa juga
berganti pakaian dan mempersiapkan diri untuk melanjutkan perjalanan menuju
destinasi berikutnya.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Masjid Muhammad Cheng Hoo. Selain menikmati suasana dan keindahan tempat tersebut, rombongan juga meluangkan waktu untuk mengunjungi pusat oleh-oleh. Momen ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk beristirahat sejenak, menikmati perjalanan, serta membawa pulang buah tangan sebagai kenangan dari kegiatan Goes to Campus tahun ini.
Menjelang malam, perjalanan penuh makna
tersebut belum berakhir. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju
Pasuruan untuk melaksanakan ziarah ke makam KH Abdul Hamid atau Mbah Hamid
Pasuruan. Dalam suasana yang penuh khidmat, para siswa dan pendamping
bersama-sama mendoakan serta mengambil hikmah dari perjalanan para ulama yang
telah memberikan teladan bagi umat.
Ziarah tersebut menjadi penutup yang sarat nilai spiritual. Setelah sebelumnya menimba wawasan mengenai ilmu pengetahuan dan dunia akademik, para siswa juga diajak untuk tidak melupakan nilai-nilai keimanan dan penghormatan kepada para ulama. Sebab, ilmu yang tinggi akan menjadi lebih bermakna ketika berjalan bersama akhlak dan spiritualitas.
Setelah rangkaian ziarah selesai, rombongan
mencari tempat untuk makan malam. Kebersamaan kembali terasa begitu hangat. Di
tengah rasa lelah setelah seharian melakukan perjalanan dari Surabaya menuju
Malang, kemudian melanjutkan perjalanan ke beberapa tempat, para siswa tetap
menikmati momen kebersamaan dengan penuh kegembiraan.
Malam semakin larut. Setelah seluruh agenda
selesai dilaksanakan, rombongan akhirnya kembali melanjutkan perjalanan pulang
menuju Pondok Pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya. Rasa lelah memang
menyertai, namun perjalanan tersebut meninggalkan cerita dan pengalaman yang
tidak mudah dilupakan.
Kegiatan Goes to Campus MA Alif Laam Miim Surabaya bukan sekadar perjalanan wisata pendidikan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah kecil untuk memperkenalkan para siswa kepada luasnya dunia pendidikan, perkembangan ilmu pengetahuan, serta pentingnya menjaga keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan nilai spiritual.
Penulis: M. Annas Miftakhul A.

