SURABAYA
—Di Pondok Pesantren (Ponpes) Alif Laam Miim Surabaya, pihak pengurus
baru saja menggelar perang terbuka. Musuhnya bukan main-main, melainkan pasukan
terbang tak kasat mata alias Nyamuk. Demi menjaga lingkungan ponpes tetap sehat
dan bebas dari ancaman demam berdarah, kegiatan fogging (pengasapan) skala
besar digelar pada Kamis, 3 September 2026. Tak ada jengkal tanah yang lolos
dari kejaran asap ini.
Asap
putih tebal tampak mengepul tajam melahap setiap sudut pesantren. Mulai dari
kamar santri, kamar mandi, aula pesantren, masjid, sampai dapur tempat memasak
tak luput dari sasaran gempuran fogging. Pengasapan dimulai dari area tempat
tinggal santri, satu per satu kamar santri dipenuhi asap tebal demi memastikan
tidak ada nyamuk nakal yang "numpang tidur" di lipatan baju atau
kolong kasur.
Setelah
area kamar bersih, petugas bergeser ke kamar mandi dan aula pesantren yang
biasa dipakai untuk kegiatan belajar mengajar. Bahkan, tempat suci seperti
masjid pesantren turut disisir rapi agar ibadah para santri semakin khusyuk
tanpa gangguan tepukan tangan dadakan akibat gatal.
Tak
berhenti di situ, area strategis tempat pengolahan gizi santri yaitu dapur
pesantren juga menjadi target utama pengasapan. Tentu saja, proses di dapur
dilakukan dengan pengawasan ketat dan standar kebersihan tinggi agar seluruh
bahan makanan serta alat masak tetap aman dari paparan asap.
Pihak
pengurus Ponpes Alif Laam Miim menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah
preventif rutin untuk menciptakan lingkungan belajar dan ibadah yang nyaman,
sehat, serta bebas penyakit. Dengan tuntasnya aksi fogging massal ini, para
santri kini bisa kembali fokus mengaji dan menuntut ilmu dengan tenang. Selamat
tinggal nyamuk, selamat belajar para santri.
Penulis : Umu Kulsum, S.Pd.


