SURABAYA-Gunung Pundak, 19 September 2026 di hari kedua Perkemahan Pelantikan Laksana MA Alif Laam Miim Surabaya di Gunung Pundak berlangsung dengan rangkaian kegiatan yang lebih padat. Setelah melewati kegiatan malam pada hari pertama, peserta kembali mengikuti berbagai aktivitas yang menguji ketahanan fisik, kekompakan, keterampilan, serta kesiapan mereka sebagai Pramuka Penegak.
Memasuki
Sabtu dini hari, peserta masih melanjutkan Jelajah Alam Mimpi hingga pukul
03.30 WIB. Setelah kegiatan tersebut, peserta melaksanakan salat malam, kemudian
dilanjutkan dengan salat Subuh berjamaah dan pembacaan Wirdul Al-Lathif. Pagi
kemudian diawali dengan senam sebelum peserta memasak dan sarapan secara
berkelompok.
Setelah
sarapan, peserta mengikuti apel pagi untuk menerima pengarahan mengenai
rangkaian kegiatan hari kedua. Persiapan kemudian dilanjutkan menuju kegiatan
utama, yaitu Jelajah Alam. Peserta menempuh rute yang telah ditentukan dengan
menyelesaikan berbagai tugas di sejumlah pos. Dalam perjalanan tersebut,
peserta dituntut untuk menjaga kekompakan, mengikuti arahan pendamping,
memperhatikan kondisi medan, serta saling membantu antaranggota.
Jelajah
Alam berlangsung hingga siang dan menjadi salah satu kegiatan utama pada hari
kedua. Di dalamnya peserta juga melaksanakan ibadah, memasak, serta menjalankan
berbagai keterampilan yang berkaitan dengan pendakian, penjelajahan, pemetaan,
gerak jalan, dan dokumentasi. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan
upacara pelantikan yang menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan
peserta menuju Pramuka Penegak Laksana.
Setelah rangkaian siang selesai, peserta melaksanakan ibadah, makan, dan beristirahat sejenak. Menjelang malam, peserta mulai mempersiapkan api unggun sekaligus menyiapkan penampilan untuk pentas seni. Suasana perkemahan kemudian berubah menjadi lebih hangat ketika api unggun dan pentas seni dilaksanakan.
Dalam
kegiatan tersebut, peserta menampilkan kreativitas masing-masing secara
berkelompok. Pentas seni menjadi ruang bagi peserta untuk mengekspresikan diri
sekaligus mempererat kebersamaan setelah melewati rangkaian kegiatan fisik dan
mental sejak hari pertama.
Kegiatan
malam ditutup dengan apel malam sebelum peserta kembali mengikuti Jelajah Alam
Mimpi. Hingga penghujung hari kedua, peserta masih harus menjaga kondisi fisik
dan konsentrasi karena rangkaian kegiatan berlangsung hingga tengah malam.
Hari kedua
menjadi salah satu bagian paling padat dalam Perkemahan Pelantikan Laksana.
Peserta tidak hanya diuji melalui perjalanan panjang dan kegiatan alam terbuka,
tetapi juga diberi ruang untuk membangun kebersamaan melalui api unggun dan
pentas seni. Seluruh rangkaian tersebut menjadi pengalaman yang membentuk kerja
sama, tanggung jawab, dan kemandirian peserta.
Penulis : Muhammad Annas Miftakhul Azizi Kelas XIA


